Jaksa Agung dari Parpol, Hukum Semakin Tumpul
Ia khawatir jika penegakan hukum di tanah air semakin tumpul karena bidang-bidang hukum justru dikuasai oleh partai politik.
“Pengangkatan Jaksa Agung dari parpol ini akan membuat dunia penegakan hukum Indonesia semakin tumpul,” katanya, Kamis (20/11).
Menurutnya, bukan tak mungkin jika di lapangan dan di daerah, jaksa
agung akan takut berhadapan dengan orang-orang yang berasal dari partai
politik, terutama Nasdem.
Tak hanya itu, ia juga khawatir jika terjadi penyalahgunaan jabatan Jaksa Agung. Terlebih lagi jika menyangkut kasus korupsi.
“Ini tentu membayakan Indonesia karena masalah hukum harusnya jadi bagian penting dalam pemerintahan,” katanya.
Ia pun tak sungkan menyebut Presiden Jokowi ceroboh memilih Jaksa Agung. Karena seharusnya Jaksa Agung bebas dari unsur parpol.
Sebelumnya, Presiden Jokowi resmi menunjuk politisi Nasdem, HM
Prasetyo sebagai Jaksa Agung yang baru. Pelantikan di Istana Negara yang
tadinya akan dilakukan pada pukul 14.00 harus ngaret sekitar 2 jam.
(republika.co.id, 20/11/2014)




No comments:
Post a Comment