Muhammad Syahril Yusriatie
SyahDhiya Post
Loading...

Tuesday, 30 December 2014

HTI: Aturan Khotbah Jumat Jangan Bernada Represif

HTI: Aturan Khotbah Jumat Jangan Bernada Represif

khutbah-jumat-ilustrasi-_140604232607-439Kementerian Agama akan membuat aturan terkait batasan dalam khotbah Jumat melalui Rancangan Undang-undang Perlindungan Umat Beragama (RUU PUB). Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyatakan agar peraturan khutbah Jumat tidak bersifat menekan.
“Jangan sampai perundangan yang sedang dibuat ini memuat nada represif,” terang Juru Bicara HTI Ismail Yusanto pada ROL, Senin (22/12). Jika peraturan terkait khotbah Jumat bernada represif, dikhawatirkan peraturan ini mengembalikan masa orde baru lagi.
Ismail juga menyatakan pengawasan terhadap khotbah Jumat dapat menjadi pintu masuk bagi rezim represif. Lagi pula, lanjut Ismail, “seburuk-buruknya” khutbah Jumat pasti akan mengajak pada kebaikan, sehingga pemerintah tak perlu sampai melakukan pengawasan.

Natal Bersama Indikasi Keberhasilan Sepilis

Natal Bersama Indikasi Keberhasilan Sepilis

saharudin-damingMantan Komisioner Komnas HAM Saharuddin Daming menyatakan pendapatnya terkait maraknya perayaan natal bersama di negeri berpenduduk mayoritas Muslim.
“Maraknya Natal bersama bisa jadi ini adalah indikasi keberhasilan kelompok-kelompok sekularisme, pluralisme dan liberalisme (Sepilis) yang memang dari semula yang ingin menjadikan Indonesia itu menjadi target paham paham mereka,” ujarnya seperti diberitakan Tabloid Media Umat Edisi 141: Racun Toleransi di Akhir Tahun, Jum’at (26 Shafar-10 Rabiul Awal 1436H/19 Desember – 1 Januari 2015).
Ia juga menegaskan tentang toleransi antara Islam dengan non Islam itu jelas sangat berbeda. Jangankan Natal bersama, untuk sekedar menjawab salam saja sudah ada aturannya. Apalagi sudah ikut Natal bersama, waduh itu sudah sangat keterlaluan. Dengan dasar dan dalih apa pun dalam Islam sangat tidak dibenarkan.

Ketum Persis: “Jangan Anggap Enteng Simbol”

Ketum Persis: “Jangan Anggap Enteng Simbol”

prof-dr-kh-maman-abdurahman persisTerkait maraknya simbol atau atribut Natal di akhir tahun, Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) Prof Dr Maman Abdurrahman menyatakan jangan anggap enteng simbol.
“Simbol-simbol itu kan menandakan keyakinan di dalamnya. Oleh karena itu simbol-simbol itu jangan dianggap enteng. Termasuk simbol-simbol terkait perayaan Natal seperti pohon cemara, sinterklas dan lainnya,” ujarnya seperti dilansir Tabloid Media Umat Edisi 141: Racun Toleransi di Akhir Tahun, Jum’at (26 Shafar-10 Rabiul Awal 1436H/19 Desember – 1 Januari 2015).
Oleh karena itu semestinya umat Islam itu jangan ikut-ikutan. Karena nanti yang ditakutkan setelah simbol simbol itu muncul nanti akan tertarik atau terseret dengan perkataan juga.

Rancangan Perdasus Papua Diskriminasi Terhadap Muslim!

Rancangan Perdasus Papua Diskriminasi Terhadap Muslim!

muslim papua sholatDilihat dari isinya, ini juga akan mempertegas dan semakin memperjelas Papua sebagai daerah Kristus dan yang tak kalah penting menguatkan isu Papua merdeka
Menjelang akhir tahun 2014, pemerintah Propinsi Papua melalui Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan sedang gencar-gencarnya menggodok dan menyosialisasikan draf rancangan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) tentang Penyelenggaraan Pembangunan Keagamaan.
Sayang, bukannya menenangkan, justru menimbulkan kontroversi. Tokoh-tokoh masyarakat di Papua menilai isinya sangat diskriminatif dan merugikan, terutama bagi umat Islam.
“Draf itu banyak merugikan umat Islam, sebagai contoh dalam Bab III pasal 10 disebutkan Pemerintah daerah harus memprioritaskan pengangkatan tenaga kependidikan agama Kristen dan Katolik,” ujar Wakil Ketua MUI Kota Jayapura Moedhar A Yassir yang juga ikut menghadiri Uji Publik Penyempurnaan Draf Perdasus Pembangunan Bidang Keagamaan di gedung AMA Theresia Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Rabu (3/12).

Innalillahi…, Jokowi jadi Calo Perusahaan Listrik Asing

Innalillahi…, Jokowi jadi Calo Perusahaan Listrik Asing

ahmad-daryokoKarena beralasan selama ini distribusi listrik dimonopoli PLN sehingga harus dirombak, Presiden Jokowi dinilai Konfederasi Serikat Pekerja BUMN Strategis Ahmad Daryoko sebagai calo (brocker) bagi perusahaan listrik asing.
“Presiden Jokowi hanya berposisi sebagai brocker bagi General Electric, HBB, Siemens, Alstom, Hyundai, China Electric dll, bukan penerus cita-cita founding fathers dengan Visi Trisakti dan Nawacita, padahal “jualan” saat kampanye adalah itu jargonnya,” ungkap Daryoko dalam status di jejaring sosial Facebook-nya, tadi malam.
Seperti diberitakan The Wall Street Journal, 8 Desember lalu, Presiden Joko Widodo akan segera merombak Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang selama ini menikmati monopoli distribusi listrik di Indonesia. “Bulan ini, PLN,” katanya.
Oleh karena itu, menurut Daryoko, Jokowi perlu berkaca ke belakang tentang keberadaan PLN yang berfungsi utama sebagai kewajiban pelayanan umum (PSO, Public Service Obligation), yang awalnya dibentuk Bung Karno/Bung Hatta pasca Kemerdekaan. “Sebagai pelaksana infrastruktur kelistrikan! Bukan untuk bisnis!” tegas Daryoko.

Refleksi 2014 HTI: “Imperialisme, Liberalisme, Disintegrasi Sangat Terasa”

Refleksi 2014 HTI: “Imperialisme, Liberalisme, Disintegrasi Sangat Terasa”

HIP-Refleksi03Imperialisme yang intinya eksploitasi, liberalisme di segala bidang dan ancaman disintegrasi sangat terasa di tahun 2014. Fakta tersebut diungkap dalam talkshow Halqah Islam dan Peradaban (HIP): Refleksi Akhir Tahun 2014 Hizbut Tahrir Indonesia, Kamis (19/12) di Gedung Joang ’45, Jakarta Pusat.
Imperialisme yang intinya eksploitasi terhadap negeri ini sangat terasa di segala bidang. Di bidang tambang misalnya, gas Tangguh dieksploitasi untuk Cina, emas dieksploitasi Freeport untuk Amerika. “Jadi imperialisme masih terus berlangsung atas negeri ini,” ujar Ketua Lajnah Siyasiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia Yahya Abdurrahman.
Liberalisme juga terasa di segala bidang. “Rezim ini hanya 27 hari setelah dilantik, menaikkan harga BBM dan itu artinya menyempurnakan liberalisasi migas khususnya sektor hilir. Sementar sektor hulu bisa dikatakan sudah mendekati sempurna,” ungkapnya.

Situs Porno Diklaim Sebagai Penyebab Kasus Seksual Anak

stop-pornografiMenteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengatakan setengah dari kasus kekerasan yang terjadi terhadap anak berkaitan dengan masalah seksual. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya situs porno yang merajalela di dunia maya.
Perkembangan teknologi khusunya internet, menurut Rudiantara, bagai pedang bermata dua. “Walaupun banyak manfaat yang luar biasa untuk perkembangan produktivitas, ekonomi, kreativitas, tapi juga ada ekses negatifnya,” kata Rudiantara di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (14/12).
Meski kuantitas dari ekses negatif perkembangan teknologi tidak terlalu besar namun dampaknya luar dinilai luar biasa terutama terkait dengan perlindungan terhadap anak. “Kekerasan seksual banyak terjadi melalui internet,” ucap Rudi.
Sebagai upaya mengurangi kekerasan terhadap anak, Kominfo pun menindaklanjuti laporan terkait situs yang harus diblok dan tidak diperkenankan diakses oleh publik. Sejauh ini sekitar 20.000 situs porno yang sudah ditutup Kominfo.

HTI: Tolak Kantor Hamas, Pemerintah Ikut Kebijakan Barat

HTI: Tolak Kantor Hamas, Pemerintah Ikut Kebijakan Barat

JUBIR-HTI-Islamil-YusantoPENOLAKAN Pemerintah Indonesia terhadap berdirinya kantor Hamas tidak lepas dari arah kebijakan Barat. Barat selama ini melihat Hamas sebagai ancaman dan meletakkannya sebagai teroris.
“Sikap ini senada dengan Barat. Sederhananya Palestina yes, Hamas no,” ujar Jubir Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto kepada Islampos, Kamis (4/12).
Intervensi Barat terhadap politik luar negeri Indonesia, lanjut Ismail, membuat pemerintah tidak bisa menerima kehadiran Hamas. Maka meski mendukung kemerdekaan Palestina, tapi tidak untuk eksistensi Hamas di Indonesia.
“Bisa dimarahi dia (Jokowi, red) sama tuannya,” papar Ismail.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI tegas menolak akses untuk Hamas mendirikan kantor perwakilannya di Indonesia. Sebab yang diakui pemerintah RI adalah Negara Palestina, bukan Hamas.
“Negara Indonesia hanya mengakui negara bangsa Palestina yang diwakili Kedubes di Jakarta. Bahwa ada perwakilan unsur dari kedutaan, ya silahkan saja. Tapi tidak secara terpisah membuat kantor perwakilan (Hamas),” ucap Direktur Jenderal Multilateral Kemlu RI, Hasan Kleib. (islampos.com, 4/12/2014)

Takziyah Keluarga Besar HTI Atas Wafatnya Ust Lukman Eko Setiono (Infokom HTI)

Takziyah Keluarga Besar HTI Atas Wafatnya Ust Lukman Eko Setiono (Infokom HTI)

Takziyah Keluarga Besar HTI Atas Wafatnya Ust Lukman Eko Setiono (Infokom HTI)

mas lukmanTakziyah Keluarga Besar HTI Atas Wafatnya Ust Lukman Eko Setiono (Infokom HTI) : Inna lillahi wa inna ilaihi Raji’un
KELUARGA BESAR HTI MENYATAKAN TAKZIYAH atas wafatnya pejuang syariah dan khilafah, ustadz Lukman Eko Setiono (Infokom HTI, Syabab HTI Bogor) pada Ahad(07/12/2014) pkl pkl 01.00 WIB dini hari.

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واجعل الجنة مثواه
 اللهم اجعله من عبادك الذين يدخلون الجنة بغير حساب يا مجيب الدعاء
 اللهم اجعله من عبادك كما قال نبيك الكريم : سيد الشهداء همزة ..
اللهم اجعله من عبادك الذين يدخلون الفردوس يا مجيب الدعاء يا رب العلمين

Pemalakan ala BPJS Dimulai

Pemalakan ala BPJS Dimulai

iuran-bpjs-ilus130307bSanksi BPJS itu tak nyambung dan terkesan mau kejar target dengan menghalalkan segala cara untuk jadikan rakyat komoditi sapi perahan.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai memaksa rakyat untuk ikut dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BPJS memberi waktu masyarakat untuk mendaftarkan diri sebelum 2015. Jika tidak, masyarakat yang tidak memiliki kartu BPJS tidak akan mendapatkan layanan publik.
Ancaman BPJS ini telah menyebar luas terutama lewat media sosial. Sebagian masyarakat ketakutan dengan ancaman tersebut sehingga mereka berbondong-bondong ke kantor BPJS. Tapi sebagian lagi tak peduli karena memang tidak tahu.

Kenaikan Harga BBM, Penyesatan Demi Asing

Kenaikan Harga BBM, Penyesatan Demi Asing

spbu total“Ini adalah sebuah indoktrinasi, bahkan pencucian otak yang sangat sistematis oleh kekuatan korporasi asing yang ingin mengeduk keuntungan sebesar-besarnya dari bumi Indonesia.”
Pemerintah dan DPR selama berpuluh-puluh tahun tersesat pikirannya tentang segala sesuatu terkait kebijakan menentukan harga BBM. “Dan penyesatan itu mengakibatkan pelanggaran terhadap konstitusi,” kata Kwik Kian Gie, mantan Menko Perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid dan Kepala Bappenas di era Presiden Megawati Soekarnoputri.
Selama ini, kata Kwik, mereka mengatakan bahwa kalau harga minyak mentah di pasar internasional lebih tinggi dari harga minyak mentah yang terkandung dalam bensin premium, pemerintah Indonesia memberi subsidi kepada rakyatnya. Nah, “subsidi” ini mereka artikan sama dengan uang tunai yang harus dikeluarkan oleh pemerintah. Karena jumlahnya besar, uang tunai ini tidak dimiliki oleh pemerintah, sehingga APBN jebol.

Jatuhnya Korban Miras Oplosan Bukti Kegagalan Hukum Sekuler

mirasJatuhnya 16 korban miras oplosan di Garut beberapa waktu lalu menurut Pengamat Sosial Iwan Januar sebagai bukti kegagalan hukum sekuler dan tanda lemahnya pengawasan pemerintah.
“Miras-miras macam itu kan sebenarnya sudah diketahui umum. Harusnya dihentikan dan ditindak tegas!” ujarnya kepada mediaumat.com, Senin (8/12) melalui pesan singkat.
Jangan malah memakai logika; legalkan saja miras agar tak ada lagi miras oplosan. “Siapa yang jamin? Rokok saja sekarang diperangi, masak miras mau dibebaskan? Mikir,” tegasnya menyinggung pernyataan Gubernur DKI Ahok yang menilai miras oplosan beredar karena adanya pelarangan miras berizin.
Iwan juga menyatakan pemerintah pusat memang tidak ada keinginan untuk melarang peredaran miras secara menyeluruh.

Legalkan Miras, Ahok Inginkan Masyarakat Kacau

Legalkan Miras, Ahok Inginkan Masyarakat Kacau

ahok1Komentar Gubernur DKI Ahok yang menyebut miras oplosan beredar karena adanya pelarangan miras berizin, mendapat kecaman dari Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Muhammad Ismail Yusanto.
“Dengan dilegalkan akan dikontrol itu berarti secara langsung Ahok menginginkan terjadinya kekacauan di tengah masyarakat!” tegasnya kepada mediaumat.com, Senin (8/12) di Kantor DPP HTI, Crown Palace, Jl Soepomo, Tebet, Jaksel.
Pernyataan Ismail didasarkan pada Sabda Nabi Muhammad SAW yang secara khusus mengatakan miras itu induknya segala kejahatan (al khamru ummul khabaits).

Bolehkan Atribut Natal, Dirjen Bimas Islam Lecehkan Syariat dan Sesatkan Umat

Bolehkan Atribut Natal, Dirjen Bimas Islam Lecehkan Syariat dan Sesatkan Umat

karwyawan spbu topi santaPernyataan Dirjen Bimas Islam Prof Machasin yang membolehkan karyawan Muslim memakai atribut Natal selama tidak mengubah keimanan pemakainya dan karena sudah menjadi tradisi dalam bisnis, mendapat kecamanan keras dari KH M Shiddiq Al Jawi.
“Pendapat Machasin itu melecehkan syariat dan menyesatkan umat!” tulis kyai muda pemimpin pesantren STEI Hamfara Jogjakarta kepada mediaumat.com, Kamis (11/12) melalui surat elektronik.
Alasannya, karena Machasin telah mengabaikan hukum syariah yang mengatur perilaku Muslim. “Dia menggunakan tolok ukur keimanan untuk menilai perbuatan, jelas ini tolok ukur yang keliru,” tegas Shiddiq.

Indonesia Dalam Status Darurat Kekerasan Anak

Indonesia Dalam Status Darurat Kekerasan Anak

anak ikut aksi
Saat ini sebanyak 2750 kasus kekerasan terhadap anak dilaporkan terjadi di tahun 2014 dan 58 persen diantaranya merupakan kekerasan seksual terhadap anak. Menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan kondisi Indonesia sekarang ini bisa digolongkan sebagai kondisi darurat kekerasan seksual anak.
Merajalelanya situs pornografi dianggap menjadi inspirasi pelaku kejahatan seksual. Pasalnya, 49 juta pelanggan internet mengakses situs porno. “Situs porno menyumbang 38 persen dari berbagai modus. Kalau tidak di stop bisa naik jadi 40 sampai 50 persen,” ungkap Aries saat ditemui di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, (14/12).

Jaksa Agung dari Parpol, Hukum Semakin Tumpul

Jaksa Agung dari Parpol, Hukum Semakin Tumpul

presiden-jokowi-dan-wapres-jkPakar Hukum Tindak Pidana Muzakir mengaku khawatir dengan penunjukan HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung yang berasal dari partai Nasdem.
Ia khawatir jika penegakan hukum di tanah air semakin tumpul karena bidang-bidang hukum justru dikuasai oleh partai politik.
“Pengangkatan Jaksa Agung dari parpol ini akan membuat dunia penegakan hukum Indonesia semakin tumpul,” katanya, Kamis (20/11).

Saturday, 20 December 2014

PILPRES 2014 Ajang Pemilihan Boneka Neolib Jongos Amerika

Add caption

Sejak Indonesia merdeka tahun 1945, UUD 1945 telah menetapkan bahwa Indonesia menganut sistem demokrasi, yang menjadikan rakyat sebagai pemilik kedaulatan (kekuasaan tertinggi) yang dilaksanakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai bentuk representasi demokrasi perwakilan.
Indonesia pernah menjalankan model demokrasi parlementer atau demokrasi liberal, yakni sejak pemberlakuan UUD Sementara 1950 (UUDS 1950) . Ini berlangsung sampai Presiden Soekarno menyatakan bahwa sistem pemerintahan yang diberlakukan adalah demokrasi terpimpin yang menjadikan seluruh keputusan serta pemikiran berpusat pada pemimpin negara, yang waktu itu Presiden Soekarno. Pada masa Orde Baru, rezim Soeharto menerapkan demokrasi yang dia sebut sebagai “Demokrasi Pancasila”. Demokrasi ini diciptakan lebih untuk melanggengkan kekuasaan Soeharto.

Indonesia ; antara Demokrasi, Khilafah, dan Persatuan Ummat

Tirani Kapitalisme dibawah bayang – bayang Demokrasi

Banyak sistem pemerintahan yang telah dicoba, dan akan terus dicoba di dunia yang penuh dosa dan duka ini. Tidak seorang pun berpura-pura bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan yang sempurna atau pemenuh semua harapan. Bahkan, pantas dikatakan bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan terburuk selain bentuk pemerintahan lain yang telah dicoba dari waktu ke waktu.” (Winston Churchill, Hansard [transkrip parlemen], 11 November 1947)
 
Sebenarnya, kegagalan demokrasi adalah sesuatu yang lumrah.

Wednesday, 17 December 2014

Wakil Uang Bukan Wakil Rakyat

Kolaborasi pengusaha dan penguasa dalam pesta demokrasi kali ini sangat kentara keterlibatannya, berbagai bos-bos perusahaan berbondong-bondong ikut didalamnya. Sehingga menimbulkan pertanyaan apakah ketika duduk dipucuk kepemimpinan akan mendengarkani jeritan rakyat ataukah hanya membeli hati rakyat dengan pundi-pundi uang dan janji-janji manis ketika kampanye. 
 
 
Pertanyaan itu bisa dijawab dari dua sisi, yakni sisi normatif teoritis dan secara empiris melalui pengamatan terhadap pemilu yang telah terjadi. Secara teoritis, ilmu ekonomi memiliki kerangka analisis yang bisa digunakan dalam mencermati fenomena pemilu.
Teori yang dipakai adalah Pricipal-agent problem. Sedangkan secara emperis, walau memangkita tidak mempunyai kualitatif, bisa saja kita menarik kesimp an kualitatif mengenai efektifitas uang terhadap hasil suara yang diperoleh.

Indonesia Dalam Pusaran Kapitalisme Global


Baru saja terpilih, presiden Jokowi pun mendapat sambutan hangat dari banyak kalangan termasuk dari dunia internasional, Dubes Singapura, Amerika, Australia menjadi yang paling terdepan bertandang ke Istana untuk memberikan selamat atas terpilihnya Jokowi. 

Ya, Jejak rekam Jokowi dengan dunia internasional khususnya negara negara kapital sejak pemilu 2014 sudah menjadi pemberitaan hangat pada saat Jokowi masih menjadi capres, sejumlah pertemuan dilakukan, salah satunya dengan kedutaan besar Amerika dan Vatikan ditemani oleh Megawati sang pimpinan partai pengusungnya. Tidak tanggung tanggung, pertemuan dilaksanakan di kediaman konglomerat besar keturunan China. Sontak saja, isu Jokowi sebagai Boneka Asing pun menjadi isu yang santer dalam konflik politik pra pemilu 2014.
Setelah terpilih, Jokowi yang diharapkan mampu menepis tuduhan tersebut dengan slogan “kerja nyata” atau pro wong cilik seperti yang didengung – dengungkan oleh partai pengusungnya ataupun timses koalisi Indonesia Hebat ternyata hanyalah bualan kosong.

Tuesday, 16 December 2014

Cara Membuat Navigasi Menu Full Color di Blog

Navigasi Menu Metro UI BloggerCara Membuat Navigasi Menu Full Color di Blog – setelah beberapa waktu lalu membaca komentar dari Bang Ancis maka timbul dalam pikiran untuk membagikan menu navigasi ini kepada siapapun yang ingin mencobanya dan mohon maaf Bang Ancis baru sekarang saya baru bisa share tutorial ini. Sebetulnya pada hari itu juga sudah langsung jadi namun apa daya seperti yang sudah saya katakan pada komentar sebelumnya. Untuk membagikan tutorial ini saya nunggu postingan yang sudah saya jadwalkan sebelumnya, harap di maklumi. Oke sekarang kembali ke inti tutorial, bagaimana cara untuk membuat navigasi menu full color di blog?

Download Software Antivirus

1. Microsoft Security Essentials
Microsoft Security Essentials
DOWNLOAD.ID – Microsoft Security Essentials menyediakan perlindungan realtime untuk PC/Laptop Anda. terhadap virus, spyware, dan software berbahaya lainnya. 

Kontak

Facebook => https://www.facebook.com/

Phone No =>  +6282284718744

About Me

Nama : Muhammad SyahDhiya Yusriatie

Alamat :

1. Jl. Penuh Cinta, Kel. Tg. Muara Kasih, Kec. Kasih Sayang

2. Jl. Penuh Pengorbanan


Tutorial Dalam Membuat Blog By Mas-Andes

Faceblog Evolutions

http://mas-andes.blogspot.com - Tutorial Blog | SEO | HTML | CSS | jQuery....read more

Membuat Iklan Seperti Google Adsense

Untuk membuat iklan pada sebuah blog dengan menggunakan gaya yang layaknya seperti Google Adsense....read more

Optimasi Meta Tag SEO Valid HTML5

Dalam sebuah blog fungsi meta tag tentu sangat penting dan diperlukan untuk lebih memaksimalkan potensi SEO....read more

Membuat Sidebar Blog Efek Ribbon

Tutorial cara membuat sidebar pada blog anda agar lebih elegant dengan tampilan efek ribbon yang cantik....read more